NH

Kamis, 25 Februari 2016

TATA CARA BERKOMUNIKASI PADA ALKOM VIRTUAL


          Berkomunikasi  menggunakan alkom virtual tidak berbeda dengan berkomunikasi dengan sarana yang lain, seperti radio komunikasi, melalui surat, telepon, handphone, e-mail maupun berkomunikasi face to face, kesemuanya berlaku norma hukum, moral, etika dan sopan santun pergaulan yang berlaku dalam masyarakat.

Hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam berkomunikasi  menggunakan alkom virtual antara lain :
  1. Bahwa alkom virtual  termasuk sarana umum di mana banyak yang menggunakannya untuk berbagai kepentingan dan tujuan seperti di antaranya hubungan persahabatan dan persaudaraan antar sesama user.
  2. Pengguna alkom virtual terdiri dari berbagai golongan usia baik orang tua maupun remaja dan pemuda, dan juga dari berbagai latar belakang pendidikan dan status sosial.
  3. Dalam berkomunikasi dengan alkom virtual para penggunanya tidak berhubungan langsung dengan lawan bicara sehingga sama-sama tidak tahu siapa lawan bicara yang sebenarnya.


Memperhatikan hal-hal tersebut semua pengguna alkom virtual dalam melakukan kegiatan berkomunikasi harus berlaku tertib, disiplin tidak saling mengganggu, sopan santun dan ramah dengan didasari rasa persaudaraan yang tinggi, untuk itu setiap pengguna alkom virtual dalam berkomunikasi harus menggunakan tatacara berkomunikasi  yang baik dan benar.

Berkomunikasi pada alkom virtual adalah mengadopsi komunikasi radio telephoni oleh karenanya tata cara berkomunikasi yang digunakan tidak jauh berbeda dengan sistem komunikasi radio analog, hanya salurannya saja yang membedakan, Komunikasi alkom virtual menggunakan jaringan internet dan berbayar (paket data) sedang radio analog menggunakan frekuensi tidak berbayar.

Untuk memulai berkomunikasi ada beberapa hal yang harus diperhatikan :
1)   Periksa peralatan yang digunakan mulai dari charge, kabel, headset dan lain-lain sudah benar dan layak pakai atau tidak.

2)   Apabila masuk/pindah ke suatu kanal sebaiknya monitor terlebih dahulu sedikitnya 1 - 2 menit, agar tahu siapa yang sedang berkomunikasi pada kanal tersebut, siapa yang menjadi Net Control Station-nya.

3)   Apabila masuk/pindah/bergabung ke suatu kanal, gunakan isyarat pada interval dua pembicara yang tengah berlangsung dengan cukup TEKAN PTT 2 – 3 DETIK TANPA BERBICARA user name Anda akan terpantau oleh Net Control Station pada screen .

4)   Setiap pengguna alkom virtual harus dapat dikenali dari USER NAME dan LOCATION yang selalu muncul pada screen pada saat pengguna menekan PTT.

5)   USER NAME dan LOCATION setiap kali sebaiknya dipancarkan pada permulaan dan akhir berkomunikasi, sekurang-kurangnya setiap 3 ( tiga ) menit sekali, dengan menggunakan abjad dan angka yang telah dibakukan secara internasional.

6)   Berbicara yang praktis dan efisien dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, perhatikan ketentuan yang berlaku dan sopan santun pergaulan.

7)   Setelah masuk di suatu kanal, harus tunduk pada Net Control Station dengan menunggu giliran untuk berbicara, tunjukkan sikap saling menghargai antar sesama pengguna, jangan memotong pembicaraan yang sangat penting, utamakan pembicara wanita atau yang lebih tua dan jangan membuat crowdet.

8)       Berusaha tidak mendominasi pemakaian kanal dengan berbicara yang bertele-tele, hindari pembicaraan dengan kata-kata jorok dan kotor ( saru ), asusila dan sejenisnya.

9)       Selalu mohon izin atau memberitahu kepada Net Control Station apabila hendak pindah kanal, turun dari udara atau closing down, karena hal tersebut adalah cermin dari kepribadian seorang pengguna alkom virtual yang baik.

10)    Apabila hendak memotong pembicaraan yang tengah berlangsung karena ada keperluan yang tidak dapat ditunda atau ingin menyampaikan berita penting/darurat, lakukan interupsi dengan cara TEKAN PTT sambil berkata: .....Interupsi!. Interupsi hanya dibenarkan apabila dalam keadaan sangat penting dan mendesak. Moderator wajib memprioritaskan Interuptor.

11)    Pengguna yang muncul pada kesempatan pertama atau signal maupun modulasi paling kuat dan dapat diterima oleh semua pengguna sebaiknya menjadi Net Control Station, agar tidak terjadi crowdet dalam bermodulasi.

12)    Berkomunikasi pada suatu kanal idealnya paling banyak diikuti oleh 10 – 15 pengguna, apabila lebih dari itu sebaiknya memisahkan sebagian pengguna dengan cara pindah kanal.

13)    Dalam hal pindah kanal harus memperhatikan bahwa kanal yang akan digunakan benar-benar kosong, itu dapat diketahui dengan menekan angka pada list member  di suatu kanal.

14)    Dalam melakukan pembicaraan hendaknya dilakukan dengan singkat dan padat, kecuali pembicaraan hal-hal penting seperti pengumuman organisasi, penyampaian berita duka dsb.

15)    Setiap pengguna yang kebetulan orang komunikasi ( Anggota RAPI atau ORARI ) harus membantu membibing user pendatang baru ( new comer ) dalam hal tata cara berkomunikasi yang baik.

16)    Selalu gunakan kata ”ganti”/”silahkan”/”go a head”/”over”  setiap mengakhiri pembicaraan.

17)    Usahakan selalu memberikan  ”spasi” atau ”jeda”  yaitu interval waktu ( tenggang waktu ) 2 sampai 3 detik setiap selesai berbicara, hal ini dimaksudkan agar apabila ada pengguna lain yang akan bergabung dengan mudah dapat dipantau melalui screen oleh Net Control Station dan para pengguna yang lain yang sedang on line.

18)    Hindari pembicaraan yang menjurus kepada terganggunya kamanan dan ketertiban masyarakat, penghinaan kepada seseorang dan pembicaraan yang menyangkut SARA.

19)    Menggunakan kanal seperlunya dan hindari mendominasi penggunaan kanal, karena kanal adalah milik semua pengguna dan bukan milik perorangan atau pun kelompok.

Semoga bermafaat
Mas Sant Tosa/JZ11PMB








Tidak ada komentar:

Posting Komentar