NH

Sabtu, 01 Oktober 2016

ETIKA PERGAULAN MEDSOS

ETIKA PERGAULAN MEDSOS

ü  Media Sosial itu menggunakan bahasa tulis. Makna dan persepsi pembaca dari tulisan kita ya semata-mata dari tulisan. Orang tidak melihat pas menulis itu sedang senyum, sedang serius, sedang ngakak, atau sedang ngigau. Kalau sebagian besar orang salah persepsi terhadap tulisan kita, terima saja kenyataan kalau kitanya yang salah, kurang tepat menuangkan maksud kita ke dalam bahasa tulis. Daripada belakangan sibuk klarifikasi, mending mikir dua kali sebelum tekan tombol kirim.

ü  Huruf besar semua artinya BERTERIAK. Jadi matikan caps lock!

ü  Gambar, video, audio makan kuota lebih banyak dibanding tulisan. Hindari mengirim gambar, video, audio yang tidak perlu. Siapa tau ada teman Anda yang tidak tahu cara mematikan auto download, bakibatnya kuota teman kita cepat habis.

ü  Di dalam suatu grup, biarpun hanya tertera nama-nama dan nomor-nomor, di belakangnya tetaplah manusia yang punya otak dan pakai perasaan. Jadi tetap berlaku etika pergaulan di dunia nyata, misalnya saling menghargai, tidak gampang ngumbar rahasia, tidak merendahkan dan membully, serta ngobrol hal-hal yang relevan dengan SEMUA orang. Kalau ada yang tidak relevan dengan kebanyakan orang, gunakan japri (jalur pribadi) saja.

ü  Jangan mudah broadcast info dari orang lain, terutama info kesehatan, kalau Anda sendiri tidak yakin kebenarannya. Disebutnya nama dokter di info itu bukan jaminan infonya benar. Info kesehatan harus jelas sumbernya dan dapat dipertanggungjawabkan.

ü  Jangan posting foto atau tulisan yang berbau mesum/porno, yang pada umumnya melecehkan perempuan. Info sosmed itu nyebarnya luar biasa kilat. Bayangkan saja kalau foto yang melecehkan itu adalah istri Anda, anak perempuan Anda, adik/kakak perempuan Anda. Gimana perasaan Anda kalau foto mereka dijadikan bahan guyonan mesum?

ü  Politik itu penting. Memihak pada salah satu partai atau capres/cagub/cawali itu hak. Tapi jangan paksakan pandangan politik Anda di grup. Kalau mau mengkritik pemerintah, ikut demo aja ke Monas.

ü  Kalau anggota grup Agamanya macam-macam, ya hati-hati kalau mau posting berbau Agama. Jangan yang menjelekkan Agama lain. Agama itu bukan sebatas ayat. Ajakan kebaikan universal lebih bermanfaat buat semua.  

ü  Gunakan bahasa Nasional yaitu Bahasa Indonesia, karena dalam grup ini terdiri berbagai suku, sehingga bila Anda menggunakan Bahasa Daerah, bisa menjadikan kesalah pahaman dalam Bahasa Daerah lain

ü  Hindari Membicarakan SARA.
ü  Batasi ngomong hal SARU.

ü  Mari ngobrol SERU. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar